Pengurus Besar Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PB MABMI) tidak akan meninggalkan fungsi utamanya dalam menjaga, melestarikan bahkan membangun-kembangkan peradaban Melayu. Namun seiring dengan itu, juga akan mulai membangkitkan dan menggerakkan potensi kewirausahaan dalam tubuh MABMI.
“Sebagai organiasi berbasis adat budaya, kita MABMI ini mempunyai fungsi utama dalam memelihara agar tetap kukuhnya tamadun Melayu, namun sebagai organisasi nirlaba, kita MABMI ini harus pula membuat usaha-usaha bidang ekonomi sendiri sebagai sumber pemasukan untuk pembiayaan kegiatan-kegiatan organisasi,” ungkap Ketua Umum PB MABMI Prof. Dr. H. OK. Saidin, SH, M.Hum di Medan, Sabtu (20/12/2025), usai memimpin acara Refleksi Akhir Tahun 2025 PB MABMI, seperti dilansir kantorberitamelayu.com.
Refleksi akhir tahun 2025 yang sekaligus juga membentangkan secara singkat tentang proyeksi menapak tahun 2026, dilangsungkan di komplek kediaman dan perpustakaan Prof OK Saidin – panggilan akrabnya sehari-hari – di Jalan Silangge, Simpang Selayang, Medan. Acara ini diikuti secara luring (luar jaringan/hadir secara langsung) oleh seratusan pengurus MABMI dari tingkat Pengurus Besar (PB), Pengurus Wilayah (PW) Sumut, dan sejumlah Pengurus Daerah (PD), serta secara daring (dalam jaringan/online) oleh puluhan unsur pengurus PB, PW dan PD se-Indonesia.

Prof. OK. Saidin memimpin gelar refleksi ini didampingi Ketua Departemen OKK Drs. H. Asrin Naim dan Sekretaris Umum Dr. H. Milhan Yusuf, MA. Hadir para pengurus PB antara lain ketua departemen H. Tengku Daniel Mozard, Prof. Dr. Hj. Wiwin Erwina MA, Dtq Adil SE, Sekretaris I Syahril Tambuse SH, serta para anggota departemen seperti H. OK Azhari SE, Dr. Lela Erwany SS, M.Hum, Nur Syafwa ST, MT, Siti Handari, Drs. Ansari Adnan, Prof. Dra. Pujiati, M.Sc, Ph.D, Dr. H. Nahar Abdul Gani, Lc.MA, Tengku Moharsyah Azmi dan banyak lagi lainnya. Dari PW Sumut hadir Dra. Tarwiyah Hakim, H Aja Syahri, S.Ag, M.Sos dan Sahran Syamsuddin, Ketua PD Medan Ir. HT, Syahmi Johan, M.Si, Ketua PD Deli Serdang Dr. Ibnu Affan, Ketua PD Langkat dr. Indra Salahuddin.
Selain itu hadir pula Sultan Serdang Drs, T. Ahmad Tala’ah Syafirul Alamsyah sebagai Dewan Adat, dan Pangeran Bedagai Ir. T. Achmad Safei. Peserta dilengkapi pula dengan kehadiran para personal Pengurus Besar Himpunan Puan–Puan MABMI (PB. HPPMI) antara lain Ketua Umum Hj. Syarifah Supina SH disertai Lila Syamsita SE, Hj. Titiek Nansriaty S.Pd, Rubiatun Syahril dan sejumlah lainnya.
Sedangkan peserta daring di antaranya ketua departemen PB Asro Kamal Rokan dari Jakarta dan Dr. Ismail Effendy M.Si, anggota Departemen Pemuda dan Olahraga Datuk Wira Shaway Farid Huzaifi dari Negeri Belanda (karena sedang menempuh pendidikan/kuliah di sana), Ketua PW Aceh Tengku Muhammad Radiyan, Ketua PW Bali Muslihin S.PdI, Ketua PW Sumatera Selatan Prof. HM Edwar Juliartha MM, Basyaruddin dari PW Bangka Belitung, Ketua PD Asahan Cakra Bakti SH, M.Si, dari PD Batu Bara Drs. H. Syahril Hasanel Basri S.PdI, dan banyak lagi lainnya.

USAHA BERWIRAUSAHA
Ketua Umum PB MABMI Prof. OK. Saidin awalnya menyampaikan semacam refleksi tentang berbagai kegiatan yang telah dilakukan selama tahun 2025, baik bersifat konsolidasi organiasi, pengembangan hubungan kemitraan antarorganiasi maupun kegiatan lainnya. Di sela ini, secara khusus juga disampaikan adanya kegiatan situasional, yaitu menyalurkan bantuan kepada sejumlah korban bencana alam banjir di Pulau Sumatera, terutama sebagian korban di Sumatera Utara dan khususnya bagi sebagian warga MABMI, melalui pembukaan donasi dari para dermawan di kalangan MABMI sendiri.

Tentang kemitraan, misalnya penjalinan kerja sama di bidang budaya dan bidang lainnya yang memungkinkan, dengan organisasi Betawi Persatuan Masyarakat Jakarta Mohammad Husni Thamrin (Permata MHT), kemitraan dengan Persatuan Melayu Pulau Pinang (PEMENANG) yang berkedudukan di Penang, Malaysia, menjalin hubungan Melayu Serumpun dengan Gabungan Penulis Nasional Malaysia (GAPENA) Kuala Lumpur, Malaysia dan kerjasama dengan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara (FIB USU). Belum lama ini, Ketua Umum dan sejumlah pengurus lainnya juga menghadiri sebuah seminar di Penang Malaysia yang di antaranya menggali pemikiran-pemikiran seniman P. Ramlee yang ternyata sangat berpengaruh pada pola pikir generasi muda di sana.
Paparan kemudian berkembang hingga tentang perlunya inovasi dan kreasi atas nama organiasi yang tidak hanya dalam lingkup adat budaya tetapi juga menyentuh sektor kewirausahaan.
Dikatakan, sebagai organisasi nirlaba PB MABMI tidak memiliki sumber dana yang tetap dan memadai untuk membiayai kegiatan organiasi. Karenanya, harus ada upaya menggerakkan kewirausahaan, menggali potensi yang bisa menghasilkan dana bagi PB MABMI berupa usaha-usaha berbasis ekonomi. Salah satunya, saat ini sedang dirintis sebuah kerjasama usaha penanaman jahe di lahan seluas beberapa hektar, yang diharapkan kelak sebagian dari penghasilannya diperuntukkan bagi PB MABMI.

“Kewirausahaan ini memang sangat penting, kendati berbentuk usaha kecil tetapi jika dikelola dengan baik dan terencana akan bisa memberi manfaat yang besar dan berguna. Kita ini (maksudnya Indonesia) bisa bertahan dan selamat perekonomiannya saat menghadapi berkali-kali kesulitan seperti resesi ekonomi tahun 1997 dengan terpuruknya nilai rupiah, saat menghadapi hantaman COVID-19 dan lain sebagainya, bukan karena kehebatan usaha-usaha besar tetapi berkat kuatnya usaha-usaha kecil termasuk penjual telur rebus, pisang goreng dan sebagainya,” tuturnya.
Karena itu, lanjutnya, tidak perlu ragu untuk menjalankan usaha-usaha kecil sepanjang dikelola dengan baik dan memanfaatkan hasilnya dengan baik pula. “Dan saya berharap, model-model usaha kecil, baik dikelola sendiri ataupun atas kerjasama dengan pihak lain, bisa pula dilakukan oleh semua kepengurusan baik di tingkat PW maupun PD,” tukasnya.
Selain berbagai rencana kegiatan inovatif yang akan dilakukan, kata Prof Ok Saidin, PB MABMI juga sedang memantapkan pendirian sebuah Lembaga Bantuan Hukum. Diharapkan, LBH PB MABMI ini nantinya dapat membantu warga masyarakat, khususnya warga MABMI, dalam menghadapi persoalan-persoalan hukum.
WEB PB MAMI DAN KANTOR BERITA MELAYU
Pada kesempatan itu, Prof. OK. Saidin juga mengumumkan telah mulai berjalannya Website PB MABMI, dengan alamat pencarian di internet: mabmi.id. Web ini dirancang sebagai wahana bagi MABMI di seluruh tingkatan untuk menampilkan kegiatan-kegiatannya dalam bentuk narasi, foto, video dan lainnya, serta tempat menyajikan artikel-artikel tentang MABMI khsusnya atau tentang dunia Melayu pada umumnya. Materi-materinya dapat dikirimkan ke alamat email pengelola – yang secara tersendiri akan dicantumkan melalui surat pemberitahuan dari PB MABMI ke semua PW, PP dan PD.
Satu lagi, Ketua Umum itu juga menyampaikan, PB MABMI tengah membangun kemitraan dengan sebuah portal berita, bernama Kantor Berita Melayu. Portal ini digagas oleh sejumlah tokoh dari berbagai bidang yang kebetulan semuanya saat ini duduk dalam kepengurusan PB MABMI. Karena itu, keberadaannya tak lepas dari keinginan untuk membantu menyebar-luaskan informasi tentang ke-MABMI-an khususnya dan tentang ke-Melayu-an pada umumnya.
Portal Kantor Berita Melayu (KBM) juga sudah resmi ditampilkan di jagat maya sejak Senin, 1 Desember 2025, dengan alamat pencarian di internet: kantorberitamelayu.com.
“Kantor Berita Melayu, pengelolaannya dipimpin Asro Kamal Rokan sebagai Pemimpin Redaksi. Asro yang tinggal di Jakarta, adalah seorang wartawan senior yang pernah menjadi Wakil Pemimpin Redaksi Harian Merdeka, Pemimpin Redaksi Harian Republika, Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi LKBN ANTARA. Di organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, ia juga lama menjadi pengurus hingga Anggota Dewan Kehormatan dan saat ini duduk sebagai Penasehat. Sedangkan di PB MABMI ia menjabat salah satu ketua departemen,” paparnya.
Lalu, “Wakil Pemimpin Redaksi dipegang oleh Azrin Marydha, yang juga seorang wartawan senior. Azrin dahulu juga cukup lama bertugas sebagai wartawan bidang politik di Jakarta dari Harian Sinar Indonesia Baru (SIB) Medan, dan sempat menjadi Sekretaris Wartawan Parlemen di DPR/MPR RI. Ia juga pernah menjabat Wakil Pemimpin Redaksi Harian SIB, Pemimpin Redaksi Harian Skala Indonesia, Pemimpin Redaksi Harian Mandiri, Pemimpin Redaksi Harian Matahari dan Wakil Pemimpin Redaksi Harian Medan Pos. Di PWI Sumatera Utara, ia beberapa periode masuk di kepengurusan hingga menjadi anggota Dewan Kehormatan, dan saat ini duduk sebagai Penasehat. Sedangkan di PB MABMI Azrin Marydha menjabat di Departemen Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi,” tuturnya.

Kantor Berita Melayu, diharapkan dapat juga menampung untuk pemberitaan atau publikasi bagi kegiatan-kegiatan MABMI di seluruh tingkatan. “Oleh karenanya, saya mengharapkan seluruh pengurus atau jajaran MABMI, dapat membantu mengirimkan berita kegiatan-kegiatan di kepengurusan masing-masing, termasuk mengirimkan artikel-artikel tentang ke-MABMI-an dan lebih luas lagi tentang ke-Melayu-an, apakah itu mengenai adat, budaya maupun sejarah-sejarah Melayu,” harap Prof. OK. Saidin.
KEGIATAN AGENDA RUTIN
Dari catatan, PB MABMI saat ini memiliki belasan kepengurusan setingkat di bawahnya,ya itu Pengurus Wilayah (PW) di tingkat Provinsi dan satu Pengurus Perwakilan (PP) di luar negeri yaitu PP MABMI Malaysia yang berkedudukan di Kuala Lumpur. PW MABMI antara lain berada di Provinsi Sumatera Utara berkedudukan di Medan, Aceh (Banda Aceh), Jambi (Jambi), Riau (Pekan Baru), Kepulauan Bangka Belitung (Pangkal Pinang), Kepulauan Riau (Tanjung Pinang), Sumatera Selatan (Palembang), Daerah Khusus Jakarta Raya (Jakarta), Bali (Jembrana), Kalimantan Utara (Tarakan), Jawa Barat (Bandung), dan lainnya. Sedangkan jenjang kepengurusan MABMI sampai ke tingkat basis yaitu di Kecamatan dan Kelurahan/Desa, yang datanya ada pada masing-masing PD.
Sementara ini, ada pula sedikitnya 19 PD di tingkat Kabupaten/Kota se-Indonesia, termasuk di Kabupaten Jembrana (Provinsi Bali) dan Kabupaten Pelalawan (Provinsi Riau). Sedangkan organiasi yang didirikan/pendukung di antaranya ada Pengurus Besar Angkatan Muda Melayu Indonesia (PB AMMI) yang saat ini dipimpin ketua umum OK Faizal SE, M.AP, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Melayu Indonesia (PB HiMMI) dipimpin ketua umum Drs. Ahmad Tamami, M.Ag dan Pengurus Besar Himpunan Puan–Puan MABMI (PB HPPMI) dipimpin Hj. Syarifah Supina SH.

Selama ini, PB MABMI tetap menjalankan agenda rutin seperti konsolidasi organiasi sampai ke PW dan PD, pelatihan-pelatihan kader untuk pengurus maupun calon pengurus MABMI, pelatihan kader kepemimpinan secara bertahap, workshop dan pelatihan telangkai adat Melayu khususnya Melayu Sumatera Timur, hingga peringatan-peringatan hari besar agama Islam dan hari besar nasional dengan menyelenggarakan perlombaan yang sesuai.
Di samping itu, PB MABMI juga tak lupa kerap menjadwalkan pemberian penghargaan kepada para pengurus yang telah memperlihatkan loyalitas dan dedikasinya, khususnya bagi mereka yang telah melampaui masa 10 atahun ke atas sebagai pengurus PB MABMI tanpa cacat cela bagi organiasi. Selanjutnya, saat ini PB MABMI sedang dan akan terus menerima pendaftaran keanggotaan dengan pengeluaran Kartu Tanda Anggota (KTA) MABMI bagi yang lolos dalam seleksi calon anggota dari seluruh tingkatan, dengan syarat diajukan melalui PW, PP atau PD. (am)

Leave a Reply